manfaat yogurt untuk wanita

Manfaat Sering Konsumsi Yogurt Di Pagi Hari Manfaat Sering Konsumsi Yogurt Di Pagi Hari

Sehatbrunei.com – Yogurt adalah salah satu produk olahan susu yang telah menjadi tren makanan saat ini. Selain mengonsumsi secara langsung, yogurt juga bisa dimakan dengan buah atau mencampur kedua menjadi smoothies. Yogurt mengandung beberapa zat seperti vitamin B, magnesium, kalsium, probiotik, dan lain-lain yang tentunya memiliki manfaat bagi kesehatan. Mengonsumsi yogurt di pagi hari merupakan pilihan yang tepat, karena dapat menjadi sumber tenaga kamu selama beraktivitas seharian. Selain itu berikut adalah beberapa manfaat mengonsumsi yogurt di pagi, dikutip dari Daily Sabah. Kandungan mineral seperti magnesium, seng, dan selenium yang terdapat pada yogurt dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, yogurt memiliki kemampuan untuk melawan kuman penyebab penyakit dan menjaga usus tetap terlindungi.

Kebanyakan dari kita cenderung mengonsumsi lebih banyak garam yang menyebabkan masalah hipertensi dan ginjal. Namun, yogurt memiliki kandungan kalium yang dapat mengurangi kandungan sodium dalam tubuh. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari bahaya tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Yogurt memiliki manfaat yang baik untuk pencernaan kamu. Jadi, rutin mengonsumsi yogurt di pagi hari bisa melindungi usus dan sistem pencernaan dari racun dan bakteri jahat. Yogurt juga berfungsi untuk menenangkan sistem pencernaan dari radang dan bisa mengobati sakit perut. Dalam satu cup yogurt terkandung 275 mg kalsium yang dapat membuat tulang lebih kuat jika kamu rutin mengonsumsi yogurt di pagi hari. Tidak hanya itu, yogurt juga dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang. Yogurt bisa kamu jadikan camilan sehat setelah melakukan olahraga. Protein yang terkandung dalam yogurt memiliki asam amino yang bermanfaat bagi otot untuk memperbaiki diri. Setelah berolahraga, energi tubuh cenderung rendah, dan dengan mengonsumsi yogurt dapat meningkatkan tingkat energi dalam tubuh.

Menurut Aip Syaifuddin (Belajar aktif Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SMP, Jakarta, Grasindo.1990) Olahraga rekreasi adalah jenis kegiatan olahraga yang dilakukan pada waktu senggang atau waktu-waktu luang. Pengertian rekreasi olahraga suatu kegiatan yang menyenangkan yang mengandung unsur gerak positif. Sasaran rekreasi olahraga yaitu semua kalangan masyarakat, olahraga sesuai dengan usia contoh hiking dilakukan oleh anak usia dewasa bukan dilakukan untuk anak kecil. Dan untuk anak kecil dapat disesuaikan dengan gerak yang dibutuhkan usia anak kecil. Rekreasi, dari bahasa Latin, re-creare, yang secara harfiah berarti ‘membuat ulang’, adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang.

Hal ini adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang selain pekerjaan. Kegiatan yang umum dilakukan untuk rekreasi adalah pariwisata, olahraga, permainan, dan hobi.Kegiatan rekreasi umumnya dilakukan pada akhir pekan. Secara umum rekreasi dapat dibedakan dalam dua golongan besar, yaitu rekreasi pada tempat tertutup (indoor recreation) dan rekreasi di alam terbuka (outdoor recreation). Kamus Webster mendefinisikan rekreasi sebagai “sarana untuk menyegarkan kembali atau hiburan” (a means of refreshmnet or diversion). Rekreasi dapat dinikmati, menyenangkan, dan bisa pula tanpa membutuhkan biaya.

Rekreasi memulihkan kondisi tubuh dan pikiran, serta mengembalikan kesegaran. Rekreasi adalah “kegiatan atau pengalaman sukarela yang dilakukan seseorang di waktu luangnya, yang memberikan kepuasan dan kenikmatan pribadi.” Meyer, Brightbill, dan Sessoms. Berdasarkan peninjauan secara terminologi keilmuan, REKREASI berasal dari dua kata dasar yaitu RE dan KREASI, yang secara keseluruhan berarti kembali menggunakan daya pikir untuk mencapai kesenangan atau kepuasan melalui suatu kegiatan. Kamus Webster mendefinisikan rekreasi sebagai “sarana untuk menyegarkan kembali atau hiburan” (a means of refreshmnet or diversion).

Olahraga rekreasi adalah jenis kegiatan olahraga yang dilakukan pada waktu senggang atau waktu-waktu luang. 4. Sebagai pemenuh fungsi sosial (fungsi sosial ini dilakukan untuk kegiatan berkelompok serta rekreasi aktif). 14. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif. 4. Sebagai pemenuh fungsi sosial (fungsi sosial ini dilakukan untuk kegiatan berkelompok serta rekreasi aktif).

5) Meningkatkan fleksibelitas, yaitu; rentang gerak dalam persendian yang diperlukan untuk menghasilkan gerakan yang efisien dan mengurangi cidera. 7) Mengembangkan keterampilan rekreasi, seperti, menjelajah, mendaki, berkemah, berenang dan lainnya. 7) Mengembangkan image tubuh (body image), yaitu kesadaran bagian tubuh atau seluruh tubuh dan hubungannya dengan tempat atau ruang. 6) Meningkatkan pemahaman tentang memecahkan problem-problem perkembangan melalui gerakan. 9) Mengembangkan sikap yang mencerminkan karakter moral yang baik. 5) menghargai pengalaman estetika dari berbagai aktivitas yang relevan.

Menurut Krippendorf (1994), kegiatan rekreasi merupakan salah satu kegiatan yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Kegiatan tersebut ada yang diawali dengan mengadakan perjalanan ke suatu tempat. Secara psikologi banyak orang di lapangan yang merasa jenuh dengan adanya beberapa kesibukan dan masalah, sehingga mereka membutuhkan istirahat dari bekerja, tidur dengan nyaman, bersantai sehabis latihan, keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan, mempunyai teman bekerja yang baik, kebutuhan untuk hidup bebas, dan merasa aman dari resiko buruk. Melihat beberapa pernyataan di atas, maka rekreasi dapat disimpulkan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan sebagai pengisi waktu luang untuk satu atau beberapa tujuan, diantaranya untuk kesenangan, kepuasan, penyegaran sikap dan mental yang dapat memulihkan kekuatan baik fisik maupun mental.

Baca Juga  : Respons RI Hadapi Virus Corona Dibanding Negara Lain

Banyak nilai yang dapat diperoleh dari rekreasi dengan menggunakan dasar persekutuan. Ketegangan dapat dilepaskan dan energi yang ada dapat digunakan dengan cara-cara yang berguna. Anak-anak dapat diajari bagaimana berolah raga dalam berbagai kegiatan sehingga kemampuan individu dapat dibangun dan ditingkatkan melalui rekreasi. Anak-anak perlu belajar berelasi dengan orang lain di arena bermain sebagaimana di dalam kelas atau rumah. Kreativitas dapat ditingkatkan dan dibangun, dan cara-cara baru untuk melakukannya dapat diperkenalkan. Salah satu manfaat penting dari rekreasi adalah dalam pembentukan karakter/sifat. Telah dikatakan bahwa “anak-anak belajar melalui bermain”. Melalui suatu program rekreasi yang telah disusun dan direncanakan dengan baik, anak-anak dapat belajar untuk menikmati penggunaan waktu sebaik-baiknya.

Tantangan pada pengajaran yang efektif dengan menggunakan latar alami amat tidak terbatas bagi para pemimpin dan para guru. Menurut Krippendorf (1994), kegiatan rekreasi merupakan salah satu kegiatan yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Kegiatan tersebut ada yang diawali dengan mengadakan perjalanan ke suatu tempat. Secara psikologi banyak orang di lapangan yang merasa jenuh dengan adanya beberapa kesibukan dan masalah, sehingga mereka membutuhkan istirahat dari bekerja, tidur dengan nyaman, bersantai sehabis latihan, keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan, mempunyai teman bekerja yang baik, kebutuhan untuk hidup bebas, dan merasa aman dari resiko buruk.